Selasa, 19 April 2011

sekilas pandang musik negeri

Memasuki era modern sekarang ini banyak bermunculan band-band dan penyanyi baru. Memberi warna dan angin segar pada dunia seni dan hiburan kita. Penampilan atraktif dan menarik dari mereka membuat mereka melejit dengan cepat. Penonton pun terasa terhipnotis dengan penampilan mereka.
Namun dibalik itu semua, muncul pertanyaan dalam benak hati ini. Mengapa para seniman-seniman modern begitu cepat terkenal namun begitu cepat pula tenggelam? Memang itulah budaya negeri ini. Para produser dan jajarannya lebih mementingkan keuntungan dan materialitas semata. sungguh disayangkan,,, Meraih keuntungan dengan cara yang instant. Akibatnya perkembangan seni tidak lagi menuju ke arah yang sebenarnya. Banyak para musisi menciptakan syair, lirik, lagu yang terlihat asal-asalan dan kurang enak didengar dengan prinsip agar laku dijual dengan cepat.
Selain itu, penonton pun sekarang mulai terbatasi menjadi beberapa kelompok-kelompok kecil yang saling hujat, hina dan memaki ketika musisi kesayangan mereka memiliki jadwal yang bentrok dengan musisi lain.
Musik saat ini hanya dijadikan sebagai wadah komersial oleh beberapa orang yang tidak bertanggung jawab. Mereka itu jahat, keji dan hina. Ingin rasanya generasi Iwan Fals dan Slank kembali merajai musik dalam negeri ini. Membangun kembali musik yang dijadikan sebagai kritikan terhadap negara agar lebih maju.
dan tidak dapat dipungkiri Iwan Fals dan Slank telah memiliki basis penggemar terbesar di Indonesia.
Jayalah Musik Indonesia, Jayalah negeriQ dan jayalah semuanya!
Ma'ap agan-agan, tulisannya mirip pidato!hehehe. Harap Maklum.
Sekian tulisan ini, semoga bermanfaat bagi agan-agan semua. Mohon Komentar dari pembaca semua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komentar merupakan tindakan yang terpuji...
Jadi komentarlah dimari..